MASIGNCLEAN103

Survei Mengungkapkan Orang Tua Lebih Suka Membayar Les Anak Untuk Belajar Game Daripada Pelajaran Akademik

Anak anak bermain game

Survei Orang Tua pada Video Game-Sepertinya perdebatan antara orang tua dan anaknya tentang game telah berakhir, Fakta mengejutkan dari survei baru yang telah di lakukan membuktikan bahwa orang tua lebih suka mengeluarkan uangnya untuk belajar Game dariapada pelajaran Akademik.

Peningkatan dan pertumbuhuhan Game Esports yang konklusif telah telah memaksa LendEDU(Online Marketplace Financial Products),membuat sebuah survei, kepada penggemar Esports game yang telah di pilih dan diidentifikasi, Dalam survei yang di lakukan, mereka menemukan sebuah fakta bahwa 45% orang tua yang disurvei lebih suka mengeluarkan uang untuk anak belajar Game daripada Olahraga atau Pelajaran akademik, Mengingat kemampuan untuk membelinya.

Anak Anak bermain DOTA 2

Namun di tengah persaingan Global dan Tekhnologi sekarang, 44% orang tua  yang ikut berpartisipasi dalam survei online , mereka menjawab lebih suka mengeluarkan uang untuk anak Les belajar olahraga atau permainan akademik daripada les belajar video game, 11% dari responden yang mengikuti survei ini menjawab tidak yakin

Orang tua yang lebih suka mengeluarkan uang untuk anak belajar video game menjadi berita utama dalam 2 bulan terkhir setelah keberhasilan fortnite yang belum pernah terjadi sebelumnya.The Wall Street Journal melaporkan bahwa orang tua bersedia membayar 'tutorial Fortnite' sebanyak $20 per jam untuk membantu anak-anak mereka meningkatkan keterampilan mereka dalam bermain game ini.

Survei dari lendEDU
Dalam wawancara bersama salah satu orang tua "Saya ingin mereka unggul dalam apa yang mereka nikmati" kata Euan Robertson seoarang profesioanal dengan 2 putra berusia 10 dan 12 tahun, Mengatakan " Tidak ada resiko yang akan melekat pada dirinya" , " Mereka tidak akan memathakan kaki karena bermain sebuah video game"

Anak Anak bermain Fortnite
Survei esports yang dilakukan oleh LendEDU juga menemukan bahwa 70% orang tua akan mendukung anak anak mereka jika mengingkan Tutor untuk belajar bermain sebuah Game,Hanya 14% lainya yang menjawab sebaliknya dan 16% lainya menjawab tidak yakin(unsure)


Selain mengungkapkan orang tua lebih menyukai les belajar video game, survei juga menemukan temuan lain tentang pengeluaran para penggemar esports setiap tahunya dari tiket, penjualan, sampai langganan pada platform live live streaming,Twitch, Data menunjukan  rata rata penggemar espors menghabiskan 566 Dolar pertahun atau setara 8.500.00 ribu rupiah.

Berdasarkan temuan ini LendEDU menyatakan bahwa ini adalah sebuah penemuan baru, dan  Esports sudah dianggap sebagai sesuatu yang berpotensi dan punya perbandingan setara dengan prestasi akademik ataupun atletik.

Source : https://www.mineski.net/
Share This :